Loncat ke isi
adaapa mengabarkan untuk anda

BelitungHukum

1,56 ton pasir timah asal Belitung disamarkan di balik muatan sagu

Satlap Tri Cakti menemukan 39 kampil pasir timah kering di truk fuso yang mengangkut muatan dari KM Sawita. Pemilik dan tujuan barang belum diketahui.

27 September 2026 · 18.33 WIBPangkalpinang

Ilustrasi suasana, bukan foto kejadian.

Pengiriman pasir timah antarpulau dari Belitung ke Bangka kembali terungkap. Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti mengamankan 39 kampil pasir timah kering dengan taksiran berat 1.560 kilogram atau sekitar 1,56 ton di sebuah gudang di kawasan Bacang, Kecamatan Bukitintan, Kota Pangkalpinang, Sabtu malam, 26 September 2026.

Menurut Komandan Satgas Tri Cakti, Kolonel Rudi Firmansyah, pengungkapan berawal dari pemantauan bongkar muat kapal kargo KM Sawita yang datang dari Belitung dan sandar di Pelabuhan Pangkalbalam. Petugas lalu membuntuti sebuah truk fuso bernomor polisi A 8653 ML yang membawa muatan dari kapal tersebut sampai ke gudang di Bacang.

Saat muatan dibongkar, petugas menemukan kampil-kampil pasir timah terselip di antara tumpukan karung sagu kering dan sagu basah. Penempatan itu diduga sengaja untuk menyamarkan komoditas mineral selama pengangkutan antarpulau. Pengemudi truk, berinisial M, tidak berada di lokasi saat pemeriksaan.

Truk dan puluhan kampil pasir timah itu kemudian dipindahkan ke Gudang Biji Timah (GBT) Cambai untuk penanganan lebih lanjut, menurut laporan media di Bangka. Hingga Minggu, belum diumumkan siapa pemilik timah, siapa pengirim dan penerimanya, maupun ke mana muatan itu akan dibawa.

Kasus ini menambah daftar pengungkapan timah dari jalur Belitung dalam sepekan. Sebelumnya, Polres Belitung mengamankan 97 karung yang diduga berisi pasir timah beserta empat minibus di Tanjungpandan pada 24 September 2026.

“Modus penyamaran ini diduga digunakan untuk mengelabui pemeriksaan petugas di pelabuhan. Sementara itu, pengemudi truk berinisial M tidak berada di tempat saat pemeriksaan dilakukan.”

Kolonel Rudi Firmansyah, Komandan Satgas Tri Cakti

Masukan dan usulan nama dikirim ke Yayasan Peduli Masyarakat Belitung.

Bacaan terkait