Polda Babel tertibkan 229 kendaraan dugaan salah guna BBM subsidi, antrean SPBU Belitung menyusut
Dari 229 unit, 70 pakai pelat palsu, 144 mengisi berulang, dan 15 pakai tangki modifikasi. Di Badau, tiga orang sudah diamankan Polres Belitung bersama 120 liter Pertalite.
29 September 2026 · 06.30 WIBPangkalpinang / Belitung

Polda Kepulauan Bangka Belitung menertibkan 229 kendaraan yang diduga dipakai untuk menyalahgunakan BBM bersubsidi pada operasi 25–27 September 2026. Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengatakan penertiban ditujukan mengatasi antrean panjang di sejumlah SPBU, terutama di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Menurut polisi, antrean di beberapa SPBU sebelumnya mencapai sekitar dua hingga tiga kilometer. Setelah analisis, Polda dan jajaran menempuh langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Dari 229 kendaraan yang ditertibkan, 70 memakai pelat nomor palsu, 144 mengisi BBM secara berulang, dan 15 memakai tangki modifikasi.
Sasaran operasi mencakup pengisian berulang, tangki modifikasi, pemakaian barcode MyPertamina secara berulang atau milik orang lain, pelat palsu, serta indikasi penyalahgunaan oleh oknum petugas SPBU. Sosialisasi dilakukan di SPBU lewat selebaran dan media, sementara personel lalu lintas, Samapta, Bhabinkamtibmas, dan Reskrim ditempatkan untuk pengamanan.
Pada Sabtu, 26 September 2026, Polres Belitung mengamankan tiga orang di SPBU Desa Badau: dua diduga sebagai pengerit dan seorang petugas SPBU. Barang bukti yang disebut polisi meliputi enam jeriken berisi total 120 liter Pertalite, dua mobil, dan 19 kartu barcode MyPertamina. Ketiganya diperiksa di Mapolres Belitung. Pengungkapan Badau itu sudah ditulis adaapa sebelumnya; angka 229 kendaraan adalah ringkasan operasi Babel yang baru diumumkan Senin malam.
Polisi menyebut antrean di sejumlah SPBU menyusut menjadi sekitar 50 hingga 100 meter setelah penertiban. Koordinasi dengan Pertamina dan pengawasan di SPBU dinyatakan masih berlanjut. Status hukum para pelaku mengikuti proses penyidikan; adaapa tidak menambahkan vonis.
