Dosen UBB latih warga Desa Sijuk berbahasa Inggris dan SOP keselamatan wisata
Pengabdian masyarakat menyasar komunitas Sedulang. Materi meliputi sapaan, arahan destinasi, hingga evakuasi dan pelaporan insiden.
1 Oktober 2026 · 06.45 WIBSijuk, Belitung

Tim dosen Universitas Bangka Belitung (UBB) memberikan pelatihan Bahasa Inggris dan manajemen keselamatan wisatawan kepada warga Desa Sijuk, Kabupaten Belitung. Kegiatan pengabdian masyarakat itu dilaporkan Belitung Satu pada Rabu, 30 September 2026, dan menyasar komunitas Sedulang serta sejumlah komunitas lain di pulau.
Tim diketuai Abdurrohman Septiadi, M.Ed., bersama dr. Rosalin Ma'ruf, Sp.PD., dan Dr. M. Afifulloh, M.Hum. Peserta dibekali cara memperkenalkan potensi desa, melayani wisatawan mancanegara, serta memahami aspek keselamatan kegiatan wisata berbasis alam dan budaya.
Materi Bahasa Inggris mencakup greeting, offering assistance, giving directions, menjelaskan destinasi dan budaya lokal, menangani pertanyaan serta keluhan, dan komunikasi dasar dalam situasi darurat. Kemampuan itu dinilai mendukung pelayanan sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan asing.
Kompetensi kedua adalah manajemen keselamatan: identifikasi risiko, basic safety SOP, safety briefing, penggunaan perlengkapan keselamatan, penanganan keadaan darurat, evakuasi, dan pelaporan insiden. Pembekalan itu dinilai penting karena wisata ekobudaya memiliki risiko yang perlu diantisipasi.
Kegiatan bertajuk peningkatan daya saing destinasi ekobudaya Desa Sijuk melalui penguatan komunikasi global dan standarisasi keselamatan itu melibatkan kampus, komunitas, dan warga. UBB bersama Sedulang berharap kesiapan masyarakat Belitung dalam melayani wisatawan dari berbagai negara meningkat. Adaapa tidak menambah jumlah peserta atau jadwal lanjutan di luar laporan Belitung Satu.


