Pemkab targetkan pembangunan Tanjung Pendam mulai 2027
Setelah legalitas lahan lebih jelas, Bupati membuka pintu kolaborasi swasta. Desain kawasan disusun lewat Integrated City Planning.
10 September 2026 · 17.31 WIBTanjungpendam, Tanjungpandan

Pemerintah Kabupaten Belitung menargetkan pembangunan kawasan wisata Tanjung Pendam mulai dikerjakan pada 2027, setelah proses legalitas aset tuntas hingga tahap sertifikasi. Bupati Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan kepastian hukum itu membuka ruang kolaborasi, termasuk dengan swasta.
Desain pengembangan disiapkan melalui Integrated City Planning. Penyusunannya melibatkan Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas. Tahap berikutnya diarahkan pada pembiayaan, yang direncanakan lewat Bank Dunia dan Bappenas.
Setelah sertifikasi selesai, pemkab akan menyampaikan perkembangan itu kembali kepada Bappenas. Bupati mengatakan proses paralel tetap berjalan, dengan harapan pembangunan bisa dimulai 2027.
Tanjung Pendam adalah wajah sore kota: pantai sunset di pesisir Tanjungpandan yang bertahun-tahun tertahan urusan lahan. Kejelasan aset menjadi syarat agar APBD dan investasi bisa masuk tanpa sengketa.
“Karena kepastian hukumnya sudah jelas, tidak ada lagi keraguan bagi kita untuk berkolaborasi ke depannya, termasuk dengan sektor swasta.”

