Starship SpaceX pertama kali masuk orbit Bumi pada penerbangan uji ke-14
Roket diluncurkan dari Starbase, Texas, Senin 28 September. Meski satu mesin gagal di awal, pembakaran orbit berhasil; rencana enam putaran dipercepat menjadi sekitar tiga jam.
29 September 2026 · 05.50 WIBTexas, Amerika Serikat

Roket Starship milik SpaceX mencapai orbit Bumi untuk pertama kalinya pada penerbangan uji ke-14. Koran Jakarta, merujuk The Guardian, melaporkan peluncuran dari fasilitas Starbase di Texas, Amerika Serikat, Senin, 28 September 2026, pagi waktu setempat atau sekitar pukul 13.48 BST.
Di fase awal, salah satu mesin mengalami kegagalan sehingga sempat muncul kekhawatiran misi gagal mencapai orbit. Pengendali misi tetap melanjutkan penerbangan. Setelah pembakaran untuk memasukkan wahana ke lintasan yang direncanakan berhasil, narator siaran langsung SpaceX, Daniel Hewitt, menyatakan Starship telah berada di orbit.
Sejak 2023 SpaceX sudah menerbangkan Starship dalam konfigurasi lengkap, tetapi penerbangan sebelumnya hanya ke lintasan suborbital. Orbit penuh dinilai lebih kompleks karena wahana harus mengelilingi Bumi dengan kecepatan sekitar 28.000 kilometer per jam. Pada misi ini Starship sempat mencapai ketinggian sekitar 275 kilometer.
Rencana awal menyebut enam putaran selama hampir 10 jam sebelum mendarat di Samudra Pasifik barat Chili. SpaceX kemudian mempercepat kembalinya wahana: ditargetkan masuk atmosfer sekitar tiga jam setelah peluncuran menuju Pasifik utara. Pendorong Super Heavy terpisah dan diarahkan ke wilayah pendaratan di lepas pantai Teluk Meksiko.
Profesor Martin Barstow dari University of Leicester, seperti dikutip laporan itu, menyebut pencapaian orbit sebagai tonggak penting setelah fase pengujian. Starship, yang tingginya lebih dari 120 meter bersama Super Heavy, terkait rencana misi membawa muatan dan kelak mendukung eksplorasi ke Bulan. Hasil pendaratan akhir dan data telemetri lengkap mengikuti pengumuman SpaceX.
