Loncat ke isi
adaapa mengabarkan untuk anda

BelitungEkonomi

Dinas Perikanan Belitung apresiasi PT Timah tenggelamkan 30 atraktor cumi di Sijuk

Program CSR untuk KUB Bekayo Desa Sungai Padang. Kepala dinas harap populasi cumi dan hasil tangkapan nelayan terjaga.

3 Oktober 2026 · 07.00 WIBSungai Padang, Sijuk

Ilustrasi suasana, bukan foto kejadian.

Dinas Perikanan Kabupaten Belitung mengapresiasi PT Timah yang menenggelamkan 30 unit atraktor cumi di perairan Sungai Padang, Kecamatan Sijuk. Kepala Dinas Ade Winarko menyampaikan apresiasi itu di Tanjungpandan, Jumat, 2 Oktober 2026, seperti dilaporkan ANTARA Babel.

Menurut Ade, penenggelaman atraktor adalah program corporate social responsibility PT Timah kepada Kelompok Usaha Bersama Bekayo di Desa Sungai Padang. Atraktor dibuat untuk menarik cumi agar datang dan memijah di area pemasangan.

Ia menjelaskan fungsi alat itu memulihkan dan meningkatkan populasi cumi dengan menyediakan media pemijahan atau tempat penempelan telur. Sebanyak 30 unit kini terpasang di perairan Sungai Padang.

Ade berharap pemasangan itu menjaga populasi cumi agar hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan lokal terus meningkat. Cumi disebut salah satu komoditas hasil laut unggulan di daerah itu.

Data yang dikutip ANTARA menyebut produksi tangkapan cumi di Kabupaten Belitung pada 2025 mencapai 3.314 ton. Ade menekankan upaya preventif dan proaktif diperlukan agar tren hasil tangkapan tidak menurun ke depan. Adaapa tidak menambah jumlah unit, lokasi lain, atau nilai program di luar laporan ANTARA.

“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas sinergi dan kepedulian PT Timah dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan dengan menenggelamkan atraktor cumi di perairan Sungai Padang.”

Ade Winarko, Kepala Dinas Perikanan Belitung

Bacaan terkait