Bulog Belitung pastikan stok beras aman sampai akhir 2026, 1.000 ton medium dalam perjalanan
Stok gudang: 391 ton beras medium dan 7 ton premium, plus 98.000 liter Minyakita. Tambahan 1.000 ton beras medium dijadwalkan tiba Oktober.
4 Oktober 2026 · 07.05 WIBTanjungpandan

Perum Bulog Cabang Belitung memastikan ketersediaan beras dan kebutuhan pokok di Kabupaten Belitung serta Belitung Timur mencukupi hingga akhir 2026. Pernyataan itu disampaikan Pimpinan Cabang Perum Bulog Belitung Syahrianza Rahman di Tanjungpandan, Sabtu, 3 Oktober 2026, seperti dilaporkan ANTARA Babel.
Syahrianza menyebut stok beras medium di gudang sebanyak 391 ton dan beras premium 7 ton. Selain beras, Bulog Belitung juga mencatat ketersediaan minyak goreng merek Minyakita sebanyak 98.000 liter. Dengan stok itu, menurutnya, kebutuhan beras di dua kabupaten di pulau Belitung masih aman sampai penutupan tahun.
Ketahanan stok akan diperkuat lewat penambahan pasokan bulanan. Dalam waktu dekat, kata dia, cabang itu akan menerima tambahan sekitar 1.000 ton beras medium yang sudah dalam perjalanan dan dijadwalkan tiba pada Oktober 2026.
Penambahan pasokan rutin digambarkan sebagai bagian fungsi Bulog menjaga stabilitas ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga di daerah. Bulog Belitung berkomitmen memantau pergerakan stok dan distribusi di pasaran agar harga tetap terjaga dan inflasi daerah terkendali.
Masyarakat dan pedagang diimbau berbelanja sesuai kebutuhan tanpa panik. Adaapa mencantumkan angka stok dan jadwal pasokan hanya dari keterangan yang dikutip ANTARA Babel pada 3 Oktober 2026.
“Dengan stok yang ada saat ini kami yakin ketersediaan beras cukup hingga akhir tahun.”
