Loncat ke isi
adaapa mengabarkan untuk anda

MancanegaraInternasional

Laporan NBC: delapan marinir AS terluka kena rudal Iran di Selat Hormuz

Serangan disebut terjadi pada 14 September dan baru dilaporkan akhir pekan ini. Pejabat AS menyebut kapal yang terkena bukan kapal Angkatan Laut.

28 September 2026 · 15.05 WIBSelat Hormuz

Ilustrasi suasana, bukan foto kejadian.

Delapan marinir Amerika Serikat dilaporkan terluka setelah rudal jelajah antikapal milik Iran menghantam kapal tempat mereka bertugas di Selat Hormuz. Kabar itu berasal dari laporan NBC News pada Minggu, 27 September 2026, yang dikutip CNN Indonesia, dengan sumber tiga pejabat AS yang tidak mau disebut namanya.

Menurut laporan tersebut, serangan terjadi pada 14 September dan mengenai sebuah battalion landing team. Tujuh korban berpangkat rendah dan satu perwira. Mereka disebut tidak mengalami luka serius, tetapi sempat menghirup asap dan menunjukkan gejala mirip gegar otak yang mungkin merupakan cedera otak traumatis. Kedelapannya kini dilaporkan sudah kembali bertugas.

Para pejabat menegaskan kapal yang terkena bukan kapal Angkatan Laut, namun tidak menyebut jenisnya. Informasi ini belum dikonfirmasi secara terbuka oleh Pentagon dalam laporan yang dikutip.

Laporan itu muncul di tengah sorotan terhadap Pentagon soal kelelahan personel yang berbulan-bulan dikerahkan dalam konflik dengan Iran dan pelaporan korban yang dinilai tidak konsisten. Kantor Anggaran Kongres AS juga melaporkan stok rudal pencegat Washington kian menipis akibat perang di Timur Tengah.

Bacaan terkait