Bupati Belitung: jaga ruang fiskal di sisa 2026, jangan habiskan kapasitas hari ini
Dalam sidang paripurna pengesahan Perubahan APBD 2026, Djoni Alamsyah Hidayat mengingatkan tekanan harga energi, transportasi, dan bahan pokok. Perangkat daerah diminta percepat program tanpa mengorbankan kualitas.
29 September 2026 · 06.40 WIBTanjungpandan

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat mengingatkan jajarannya agar menjaga ruang fiskal secara bijak di tengah dinamika ekonomi pada sisa tahun anggaran 2026. Pernyataan itu disampaikan dalam sidang paripurna pengesahan Perubahan APBD Belitung Tahun Anggaran 2026 di DPRD Belitung, Senin, 28 September 2026, seperti dilaporkan ANTARA.
Menurut bupati, kondisi ekonomi tetap dinamis dengan potensi tekanan pada daya beli masyarakat, mulai dari perubahan harga energi, biaya transportasi, biaya distribusi, hingga harga bahan kebutuhan pokok. Ia menekankan perubahan biaya transportasi dan distribusi di Belitung berdampak lebih cepat terhadap harga barang dan aktivitas ekonomi pulau.
Djoni menginstruksikan perangkat daerah lebih cepat membaca perubahan dan mengambil langkah antisipasi tanpa menunggu persoalan membesar. Menjaga ruang fiskal, katanya, bukan berarti menahan pembangunan, melainkan memastikan pemerintah daerah tetap punya kapasitas finansial saat masyarakat membutuhkan.
Menyongsong sisa waktu pelaksanaan APBD 2026, ia meminta setiap kegiatan yang sudah direncanakan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. Kegiatan yang masih menghadapi kendala diminta segera diselesaikan, dan yang berisiko terlambat segera dikoreksi.
Percepatan program, menurut bupati, tidak boleh mengorbankan kualitas, kepatuhan, dan integritas birokrasi. ANTARA tidak merinci angka perubahan APBD dalam laporan tersebut, sehingga adaapa tidak menambahkan angka di luar yang disebutkan sumber.
“Kita tidak perlu menunggu persoalan menjadi besar baru bertindak. Dan kita tidak boleh menggunakan seluruh ruang fiskal hari ini, tanpa memikirkan kemampuan daerah menghadapi kebutuhan masyarakat di hari esok.”
