Bupati Beltim serahkan bantuan bagi nelayan terdampak angin kencang dan warga kurang mampu di tujuh kecamatan
Kamarudin Muten mengakui ruang bansos APBD terbatas akibat efisiensi dan pemotongan anggaran pusat; bantuan Pemda menyasar warga desil 1 sampai 5.
5 Oktober 2026 · 05.15 WIBManggar, Belitung Timur

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menyerahkan bantuan kepada nelayan yang terdampak angin kencang serta masyarakat kurang mampu di tujuh kecamatan. Belitong Ekspres melaporkan penyerahan itu pada Minggu, 4 Oktober 2026; foto yang dimuat memperlihatkan bantuan berupa beras.
Bantuan tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab Beltim di tengah keterbatasan anggaran bantuan sosial dari APBD. Kamarudin menjelaskan bansos dari pemerintah daerah punya kriteria dan sasaran tertentu, salah satunya diperuntukkan bagi warga yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 5.
Menurut Kamarudin, bantuan bagi nelayan terdampak angin kencang dan warga kurang mampu merupakan bagian dari program yang ia janjikan saat mencalonkan diri. Setelah lebih dari satu setengah tahun memimpin, ia menyebut sejumlah janji politik itu mulai direalisasikan secara bertahap, meski diakuinya program unggulan pemda belum mampu menuntaskan seluruh persoalan masyarakat.
Ia menyebut kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan karena efisiensi dan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, sehingga pelaksanaan program harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal. Meski demikian, Kamarudin menegaskan akan tetap berupaya membantu warga Beltim yang kesulitan dan meminta masyarakat tidak segan menyampaikan persoalan langsung kepadanya.
Laporan itu tidak merinci jumlah penerima, nilai, maupun volume bantuan per kecamatan. Adaapa tidak menambahkan angka di luar keterangan yang dimuat Belitong Ekspres.
“Semua dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.”
