Loncat ke isi
adaapa mengabarkan untuk anda

BelitungTransportasi

Enam penerbangan Hanandjoeddin batal karena erupsi Anak Krakatau

Tiga kedatangan dan tiga keberangkatan rute Jakarta–Tanjungpandan dibatalkan Minggu, 6 September. Penumpang terdampak ratusan orang per penerbangan.

6 September 2026 · 15.33 WIBBandara Hanandjoeddin

Ilustrasi suasana, bukan foto kejadian.

Manajemen Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin membatalkan enam penerbangan pada Minggu, 6 September 2026. Sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu jalur penerbangan dan operasional Bandara Soekarno-Hatta, sehingga rute Jakarta (CGK)–Tanjungpandan (TJQ) ikut berhenti.

Tiga kedatangan yang batal: Sriwijaya Air SJ 054 dari Jakarta pukul 07.05 WIB (140 penumpang), Citilink QG 976 pukul 12.35 WIB (120 penumpang), dan Super Air Jet IU 802 pukul 15.05 WIB (114 penumpang).

Tiga keberangkatan yang batal: Sriwijaya Air SJ 055 pukul 07.50 WIB (155 penumpang), Super Air Jet IU 803 pukul 09.10 WIB (178 penumpang), dan Citilink QG 977 pukul 13.05 WIB (180 penumpang).

Tim bandara berkoordinasi dengan maskapai untuk penanganan penumpang dan memperbarui status secara berkala. Informasi kebandarudaraan dapat ditanyakan ke Contact Center InJourney Airports di nomor 172. Penerbangan kemudian pulih bertahap dua hari setelahnya.

“Pembatalan dilakukan demi mengutamakan keselamatan serta keamanan penerbangan, baik bagi penumpang maupun awak pesawat.”

Tri Yudhi Anshari, GM Bandara H. AS Hanandjoeddin

Bacaan terkait