Loncat ke isi
adaapa mengabarkan untuk anda

BelitungSosial

Praka Ronaldi Suharaya, penerbang paramotor kelahiran Tanjungpandan, sejam terbang di langit HUT ke-81 TNI Babel

Prajurit Lanud H.A.S. Hanandjoeddin Belitung itu membawa bendera ucapan HUT TNI di atas Kantor Gubernur Babel. Gubernur Hidayat Arsani menjadi inspektur upacara.

6 Oktober 2026 · 05.05 WIBPangkalpinang

Ilustrasi suasana, bukan foto kejadian.

Atraksi paramotor menjadi salah satu pemandangan yang paling menarik perhatian dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang, Senin pagi, 5 Oktober 2026. Pengendalinya ternyata putra Belitung: Praka Ronaldi Suharaya, seperti dilaporkan Bangka Pos dan Pos Belitung.

Ronaldi mengudara sekitar satu jam di atas kompleks kantor gubernur. Parasutnya terbentang dengan baling-baling bermesin di belakang kursi pilot, sementara ia berputar-putar membawa bendera bertuliskan ucapan HUT ke-81 TNI dan menyampaikan selamat dari udara, sebelum mendarat mulus di halaman kantor gubernur. Peringatan itu mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Menurut laporan tersebut, Ronaldi adalah Tamtama Teritorial Dister Lanud H. Abdulah Sanusi Hanandjoeddin Belitung. Ia lahir di Tanjungpandan pada 16 Juli 1998, sudah menjadi penerbang paramotor sejak 2021, dan mengikuti pendidikan khusus paramotor pada 2023. Sebelum di Babel, ia pernah terbang di Medan, Sumatera Utara, dan Padang.

Ronaldi menyebut kesulitan terbesarnya hari itu adalah melawan arah angin, yang saat itu berkecepatan sekitar 15 knot dan masih aman untuk terbang. Penerbangan sejam itu, katanya, menghabiskan sekitar dua liter bensin. Ia menjelaskan atraksi tersebut sekadar demonstrasi untuk memperkenalkan olahraga dirgantara TNI Angkatan Udara, salah satunya paramotor.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani bertindak sebagai inspektur upacara dengan seragam loreng dan tongkat komando, didampingi jajaran Forkopimda Babel. Hidayat meminta TNI mempertahankan hal-hal baik, memperbaiki kekurangan, dan hadir di tengah rakyat, sedangkan Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi menekankan bahwa kekuatan prajurit terletak pada kepercayaan rakyat. Adaapa merangkum keterangan dari laporan Bangka Pos yang dimuat ulang Pos Belitung.

“Kami sendiri jadi penerbang Paramotor dari 2021, pengalaman terbang sebelumnya di Medan Sumatera Utara, Padang dan Bangka Belitung.”

Praka Ronaldi Suharaya, penerbang paramotor Lanud H.A.S. Hanandjoeddin

Bacaan terkait