Skor toleransi Belitung Timur 92,80, Bupati Kamarudin siapkan penataan Simpang Lima Manggar untuk remaja
Indeks Kerukunan Umat Beragama Beltim tercatat 85,41. Desa Baru dikukuhkan sebagai Desa Sadar Kerukunan tingkat provinsi.
6 Oktober 2026 · 04.50 WIBManggar, Belitung Timur

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten mengapresiasi capaian toleransi dan kerukunan antarumat beragama di daerahnya. Dalam keterangan yang dilaporkan Pos Belitung pada Senin, 5 Oktober 2026, ia menyebut hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman sebagai modal penting membangun daerah yang harus terus dirawat bersama.
Menurut laporan itu, survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) mencatat dimensi toleransi di Belitung Timur mencapai skor 92,80, dengan indeks KUB keseluruhan 85,41. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disebut masuk enam besar provinsi paling toleran secara nasional, dan Pos Belitung juga menyinggung penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) terkait capaian toleransi daerah tanpa merinci bentuk rekornya. Di tingkat desa, Desa Baru telah dikukuhkan sebagai Desa Sadar Kerukunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kamarudin menilai kebersamaan lintas agama di Beltim terbentuk secara alami sejak lama, dan mencontohkan daerah itu pernah dipimpin kepala daerah non-Muslim sebagai tanda kedewasaan berdemokrasi warganya. Ia berterima kasih kepada MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan organisasi keagamaan lintas agama lain. Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Beltim sebelumnya juga memuji kepolisian dan pemda dalam mengamankan tempat ibadah dan meredam potensi konflik sosial.
Bupati mengingatkan capaian itu tidak boleh membuat semua pihak berhenti. Ia berharap ulama dan pimpinan ormas keagamaan tidak hanya membina iman, tetapi juga aktif merespons persoalan masyarakat, terutama pembinaan generasi muda dan pergaulan remaja agar tidak terjerumus ke kegiatan negatif.
Untuk itu, Pemkab Beltim sedang mematangkan rencana penataan kawasan Simpang Lima Manggar sebagai tempat remaja berkreasi, berolahraga, dan berkumpul secara sehat. Sumber tidak merinci tahun survei indeks KUB maupun anggaran dan jadwal penataan Simpang Lima; adaapa hanya memuat keterangan yang tercantum dalam laporan Pos Belitung.
“Kita sudah persiapkan pembangunan di Simpang Lima. Tujuannya supaya anak-anak muda punya tempat untuk berkreasi dan melakukan kegiatan positif, sehingga mereka tidak salah dalam bergaul.”
