Indonesia tambah tiga perak dan satu perunggu Asian Games, koleksi 5 emas 11 perak 23 perunggu
Perak dari takraw kuadran, voli pantai Bintang/Sofyan, dan padel Fitriani/Fadona; perunggu padel Beatrice/Novela. Merah Putih di peringkat 15.
4 Oktober 2026 · 06.40 WIBAichi-Nagoya, Jepang

Kontingen Indonesia menambah empat medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu, 3 Oktober 2026: tiga perak dan satu perunggu. VIVA mencatat koleksi Indonesia menjadi 39 medali—5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu—dengan posisi klasemen di peringkat ke-15.
Perak pertama datang dari tim kuadran putra sepak takraw yang kalah dari tuan rumah Jepang di final dengan skor 15-17, 15-9, 13-15. CNN Indonesia dan VIVA sama-sama menempatkan hasil itu sebagai medali perak untuk Merah Putih.
Perak kedua diraih pasangan voli pantai putra Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi. Mereka kalah dari pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko di final di Hekinan Ryokuchi Beach Court setelah memenangi set pertama 21-19, lalu kalah 16-21 dan 8-15.
Dari padel putri, Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati menyumbang perak setelah dikalahkan pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto di final di Nagoya City Higashi Sport Center. Beatrice Gumulya/Novela Putria meraih perunggu usai menang 6-0, 6-0 atas pasangan Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte, seperti dilaporkan ANTARA dan VIVA.
Sebelum tambahan Sabtu, Indonesia di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu. Chinese Taipei kini di atas Indonesia dengan 5 emas, 17 perak, dan 33 perunggu. Lima emas Indonesia sejauh ini, menurut VIVA, berasal dari bulu tangkis (beregu putra dan Leo/Daniel), angkat besi Rahmat Erwin Abdullah, panjat tebing Desak Made, serta panahan Nurisa Dian Ashrifah. Adaapa tidak menambah skor atau klasemen di luar angka yang disebut VIVA, CNN Indonesia, dan ANTARA.
Masukan dan usulan nama dikirim ke Yayasan Peduli Masyarakat Belitung.
