Dana sponsor belum masuk, 22 cabor Beltim sepakat talangi biaya peralatan Porprov VII Babel
Kebutuhan peralatan ditekan menjadi sekitar Rp298 juta. Kontingen juga meminta Bupati menerbitkan surat edaran soal SPPD atlet dan ofisial ASN agar tidak menjadi temuan pemeriksa.
6 Oktober 2026 · 05.00 WIBManggar, Belitung Timur

Seluruh pengurus kabupaten dan pengurus cabang olahraga di Belitung Timur sepakat menalangi lebih dulu biaya peralatan tanding untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung 2026, karena dana dari sponsor belum masuk. Kesepakatan itu lahir dalam Rapat Koordinasi ke-6 Kontingen Belitung Timur di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kantor Bupati Belitung Timur, Desa Padang, Manggar, Senin sore, 5 Oktober 2026, seperti dilaporkan Pos Belitung.
Rapat dihadiri Wakil Pimpinan Kontingen Idwan Fikri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Beltim Amrizal, Ketua KONI Beltim Hendro, serta perwakilan pengurus cabor. Koordinator Seksi Pendanaan Akhiruddin memaparkan alokasi pembiayaan, lalu tiap cabor menyampaikan kendala, kebutuhan logistik, dan pertanyaan soal kejelasan anggaran. Idwan menyebut belum ada dana sponsor yang masuk secara resmi; lampu hijau dari Bank Sumsel Babel dan PT Timah sudah ada, tetapi permohonannya masih diproses di kantor pusat masing-masing. Dari Bank Sumsel Babel, kontingen menargetkan sponsor sekitar Rp100 juta hingga Rp200 juta.
Tim penilai kontingen merasionalisasi ulang usulan peralatan dari 22 cabor sesuai skala prioritas, sehingga total kebutuhan ditekan menjadi kurang lebih Rp298 juta. Para ketua cabor sepakat membiayainya dari kas internal masing-masing, dengan janji dana sponsor yang kelak cair langsung dibagikan untuk mengganti. Pos Belitung juga memuat rincian per cabor, dari Rp1,185 juta untuk bulu tangkis hingga Rp37,14 juta untuk balap sepeda dan Rp34,5 juta untuk sepak bola; bila dijumlahkan, daftar itu mencapai sekitar Rp315 juta, dan sumber tidak menjelaskan selisihnya dengan angka Rp298 juta.
Rapat juga menyepakati formula pemerataan anggaran yang sudah diverifikasi dan disetujui tiap pengurus cabor. Dispora Beltim disebut sudah merampungkan jadwal keberangkatan seluruh unsur kontingen, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga panitia pendamping, dan pengurus cabor diminta terus berkoordinasi dengan pelatih agar motivasi atlet terjaga.
Isu lain yang mengemuka adalah pembiayaan perjalanan dinas (SPPD) bagi atlet, pelatih, dan ofisial berstatus ASN. Arahan lisan pimpinan daerah sejauh ini meminta biaya mereka ditanggung SPPD di dinas masing-masing, tetapi sejumlah pengurus khawatir hal itu bisa menjadi temuan Inspektorat atau BPK bila tanpa dasar tertulis. Idwan meminta ada surat edaran atau surat keputusan resmi Bupati, dan Dispora bersama KONI sepakat menyusun draf pengajuannya sebelum kontingen berangkat. Untuk atlet pelajar SMA/SMK, KONI dan Dispora akan mengirim permohonan dispensasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Babel. Laporan itu tidak menyebut tanggal dan lokasi pelaksanaan Porprov VII.
“Prinsipnya kita berangkat dulu dan melengkapi peralatan tanding. Kita sama-sama berusaha agar anggaran ini bisa dicairkan setelah proses sponsorship tuntas.”
Masukan dan usulan nama dikirim ke Yayasan Peduli Masyarakat Belitung.
